Sekolah Salor, atau juga dikenal dengan Sekolah Laut, adalah salah satu bentuk pendidikan alternatif yang unik di Indonesia. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Salor berlokasi di laut dan menggunakan kapal sebagai ruang kelas.


Sekolah Salor, atau juga dikenal dengan Sekolah Laut, adalah salah satu bentuk pendidikan alternatif yang unik di Indonesia. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Salor berlokasi di laut dan menggunakan kapal sebagai ruang kelas. Konsep pendidikan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir atau kepulauan untuk mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

Sekolah Salor pertama kali didirikan pada tahun 2016 di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Didukung oleh Yayasan Kampung Halaman, sekolah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir yang sulit dijangkau oleh sekolah-sekolah daratan. Kapal-kapal yang digunakan sebagai ruang kelas dilengkapi dengan fasilitas pendidikan seperti buku, komputer, dan peralatan lainnya yang diperlukan untuk proses belajar mengajar.

Pendidikan di Sekolah Salor tidak hanya berfokus pada kurikulum formal, tetapi juga memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan di wilayah pesisir. Anak-anak diajarkan tentang keberlanjutan lingkungan, penangkapan ikan yang bertanggung jawab, serta keahlian kelautan seperti navigasi dan pengoperasian kapal. Tujuan utama dari pendidikan ini adalah untuk mempersiapkan anak-anak agar dapat berkontribusi secara positif dalam pengembangan dan pelestarian sumber daya laut yang berkelanjutan.

Salah satu keuntungan dari Sekolah Salor adalah memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menarik bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga bisa belajar langsung di laut. Selain itu, anak-anak juga dapat mengembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, kepemimpinan, dan toleransi, karena mereka tinggal dan belajar bersama dalam lingkungan yang terbatas.

Meskipun Sekolah Salor masih terbatas di beberapa wilayah di Indonesia, konsep pendidikan ini telah mendapatkan apresiasi dan pengakuan dari berbagai pihak. Pada tahun 2019, Sekolah Salor berhasil meraih penghargaan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai salah satu dari sepuluh proyek pendidikan inovatif terbaik di dunia. Penghargaan ini membuktikan bahwa Sekolah Salor telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di wilayah-wilayah pesisir Indonesia.

Diharapkan dengan adanya Sekolah Salor, anak-anak di wilayah pesisir atau kepulauan tidak lagi terkucilkan dari pendidikan yang berkualitas. Melalui pendekatan pendidikan yang unik ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, serta menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan laut dan mampu menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Referensi:
– “Sekolah Salor, Bentuk Pendidikan Alternatif di Atas Laut” – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (
– “Sekolah Salor, Mengenalkan Anak-anak Pesisir pada Lingkungan Laut” – Kompas (
– “Sekolah Salor, Inovasi Pendidikan di Atas Laut” – Yayasan Kampung Halaman (